Sir Alex Bilang Raiola Itu Kutu Perusak

Sir Alex Bilang Raiola Itu Kutu Perusak
Sir Alex Bilang Raiola Itu Kutu Perusak

Belakangan Sir Alex Ferguson jelas-jelas mengumpat di media, terkait dengan sikap menyebalkan Mino Raiola sebagai agen yang menangani transfer pemain.

“Dia adalah orang yang licik. Tingkah lakunya pun akan membuat anda sebal dan muak”, umpat eks manajer MU (Manchester United) itu yang terlansir di Sportmole.

Railo memang tengah menjadi isu panas, seiring dengan penolakan Gianluigi Donnarumma terhadap kontrak baru yang disodorkan oleh klubnya, AC Milan. Publik terutama fans Rossoneri banyak yang mengatakan, kalau keputusan kurang ajar Donnarumma itu tak lepas dari aksi kompor Raiola. Maka tak heran kalau fans menuntut AC Milan memecat kiper berumur 18 tahun itu.

“Sudah pecat saja agen kurang ajar seperti Raiola. Memang bisa Donnarumma mencari klub yang mau membayar gaji besar, seperti di AC Milan”, ujar salah satu fans fanatik AC Milan yang ditujukan kepada¬†Donnarumma.

Namun sepertinya, Donnarumma sontak tersadar kala mendengarkan opini publik terkait karirnya di San Siro. Terbukti baru-baru ini, tersiar kabar kalau Donnaruma sudah oke untuk bermain di AC Milan sampai tahun 2022. Namun begitu, lagi-lagi Raiola selaku agen Donnarumma mengatakan kalau poin-poin dalam kontrak baru yang dibuat terhadap kliennya itu kurang memuaskan.

Pada klausul kontrak baru yang disodorkan AC Milan, tertulis sebuah perjanjian. Bahwa gaji kiper timnas Italia itu bakal kena potong 50% dari 100 jt Euro menjadi setengahnya, kalau AC Milan gagal masuk ke Liga Champion.

Mendengar opini-opini Raiola, Sir Alex Ferguson menjelaskan ke media, kalau Raiola itu adalah ornag yang pekerjaannya selalu mengadali orang. Bahkan, ia pun mengaku kalau Raiola pernah berulah terhadap dirinya. Pada tahun 2012 tepatnya, pria yang akbrab dipanggil Fergie itu tiba-tiba disambangi oleh Paul Pogba. Gelandang 24 tahun itu tidak ada angin tidak ada hujan, menuntut Setan Merah untuk memberikan kontrak baru, dengan kenaikan gaji yang sangat tidak masuk akal. Dimana Fergie tahu, kalau ini adalah ulah Raiola yang mengosok-gosok Pogba selaku kliennya.

Pada akhirnya, MU emoh mengiyakan permintaan Pogba dan berujung pada kepindahannya secara cuma-cuma ke Juventus. Walaupun pada musim panas 2016, MU membutuhkan tenaga pemain asli Prancis itu dan membelinya kembali dengan uang tebusan senilai 89,000,000 Pound dari Turin.

“Raiola itu bagaikan kutu yang selalu merusak hubungan pemain bagus dengan klubnya”, tegas Sir Alex.

Gerakan Bawah Tanah Agensi Courtois ke Real Madrid

Gerakan Bawah Tanah Agensi Courtois ke Real Madrid
Gerakan Bawah Tanah Agensi Courtois ke Real Madrid

Isu bakal hijrahnya Thibaut Courtois ke Real Madrid kembali menjadi buah bibir, seiring dengan celoteh agensi Courtois kepada media. Dimana, sang agen diam-diam sudah melakukan pembicaraan dengan klub papan atas di Spanyol tersebut.

Sejatinya, rumor bakal pindahnya penjaga gawang The Blues itu ke El Real sudah jadi lagu lawas. Pasalnya, Los Blancos memang sudah mencantumkan 3 nama untuk kiper incarannya di bursa transfer musim panas tahun 2017 ini. Yakni, David de Gea yang saat ini membela Manchester United (MU), lalu Gianluigi Donnarumma dari AC Milan, dan terakhir Courtois sendiri. Kendati, saat ini Madrid masih memperkerjakan Keylor Navas sebagai kiper mereka.

Saat ini, kontrak Courtois di Stamford Bridge sendiri masih berlangsung selama 2 tahun lagi.

“Faktanya, Madrid benar-benar tertarik kok dengan Thibaut”, papar agensi Courtois yang bernama¬†Christophe Henrotay saat ditemui Marca.

“Secara rutin, sudah beberapa kali belakangan ini saya menggelar meeting dengan para petinggi Madrid. Kalau kata mereka sih, Thibaut sedang mereka evaluasi”, imbuh Henrotay.

Pada Liga Premier musim 2016 / 2017 lalu, peran Courtois bagi Chelsea memang sangatlah besar. Dari menjalankan tugasnya sebagai kiper sebanyak 36 kali, kiper asal Belgia yang berusia 25 tahun itu cuma kebobolan 28 kali. Selain prosentase penjagaan gawang yang wow, Courtois juga membukukan 16 clean sheet dan dipredikatkan sebagai kiper terbaik musim 2016 / 2017 di Inggris.